Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Halu Oleo Kendari Menggelar Kuliah Lapangan di Desa Watalara, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka


Mahasiswa Teknik Geologi Universitas Halu Oleo Kendari Menggelar Kuliah Lapangan di Desa Watalara, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka

Desa Watalara, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, baru-baru ini menjadi tuan rumah bagi kuliah lapangan mahasiswa Teknik Geologi dari Universitas Halu Oleo Kendari. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis mereka dalam dunia nyata, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.

Dalam kegiatan kuliah lapangan ini, sekitar 75 mahasiswa Teknik Geologi Universitas Halu Oleo Kendari bersama dengan beberapa dosen pendamping berpartisipasi. Mereka tiba di Desa Watalara dengan semangat dan antusiasme untuk belajar tentang berbagai aspek geologi dan geoteknik yang ada di wilayah tersebut.

Para mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan lapangan, seperti survei geologi, pengambilan sampel batuan dan tanah, serta analisis geoteknik dan dilanjutkan kuliah pada malam hari di Aula Serba Guna Desa Watalara. Mereka juga melakukan pemetaan wilayah untuk memahami potensi bencana alam yang dapat terjadi di daerah tersebut. Hasil dari penelitian ini akan menjadi dasar untuk merancang solusi dan rekomendasi dalam menghadapi potensi risiko geologi.

Selain kegiatan lapangan yang berfokus pada aspek akademis, mahasiswa juga berinteraksi dengan masyarakat Desa Watalara. Mereka aktif ikut dalam kegiatan olahraga di lapangan Nirannuang Desa Watalara bersama masyarakat. Mereka juga aktif berdiskusi tentang isu-isu geologi dan lingkungan yang mungkin mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memahami perspektif dan kebutuhan masyarakat dalam upaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Kehadiran mahasiswa Teknik Geologi di Desa Watalara juga memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Mereka memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang mitigasi bencana alam, perlindungan lingkungan, dan cara-cara beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga tercermin dalam kerjasama aktif antara mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan ini.

Kepala Desa Watalara, Bapak Tomy Ansyar, S.Si, menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan kuliah lapangan ini. Menurut beliau, kehadiran mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan desa dan peningkatan pemahaman tentang potensi geologi dan lingkungan di wilayah mereka.

Kuliah lapangan di Desa Watalara ini tidak hanya meningkatkan pemahaman para mahasiswa tentang aplikasi teori geologi di lapangan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan pembelajaran di luar kampus, sehingga ilmu yang didapat dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penulis

Abdul Salam Raafi

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama